-
Admin Inewsfaktual
- 03 Agu 2026
Loading
Teluk Kuantan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi terus berupaya mencari solusi terbaik dalam penyelesaian sengketa lahan seluas 200 hektare eks PT Adimulia Agrolestari. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat lanjutan yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuantan Singingi, Kamis (30/7/2026).
Rapat ini turut dihadiri oleh Direktur PT Agrinas Palma Nusantara, pengurus Kelompok Tani Suka Berdamai Jaya, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah terkait.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas pembahasan mengenai penyelesaian gangguan usaha perkebunan di areal tersebut. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin kepentingan masyarakat sekitar.
Mengawali pembahasan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kuantan Singingi, dr. Fahdiansyah, menjelaskan bahwa lahan seluas 200 hektare bekas PT Adimulia Agrolestari yang sebelumnya dialokasikan untuk empat desa belum dapat dikelola karena terbukti berada di dalam kawasan hutan.
Fahdiansyah menyampaikan, pada rapat sebelumnya, perusahaan telah diminta untuk menyiapkan lahan pengganti di wilayah Singingi Hilir. Selain itu, forum juga telah mengimbau seluruh pihak agar tidak melakukan aktivitas apa pun di lokasi tersebut hingga terbit keputusan resmi dari Menteri Kehutanan.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, menegaskan bahwa Pemkab Kuantan Singingi hadir sebagai fasilitator guna menghasilkan solusi yang adil dan bermanfaat.
Ia berharap, lahan eks PT Adimulia Agrolestari yang kini disita negara dan dikelola oleh PT Agrinas Palma Nusantara dapat dimanfaatkan menjadi aset yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga lokal.
"Pada dasarnya, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi membantu memfasilitasi penyelesaian peralihan status lahan eks PT Adimulia Agrolestari. Harapan kita, pengelolaan lahan ini nantinya benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Muklisin.