-
Admin Inewsfaktual
- 03 Agu 2026
Loading
TELUK KUANTAN | Inewsfaktual.com– Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ir. Emmerson, M.Si., meresmikan pembukaan kegiatan Pra Karantina Pemilihan Putri Otonomi Daerah Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan Singingi pada Senin (3/8/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Kuansing, Hj. Nurhidayah Muniroh, S.Pd.I., Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua Bhayangkari Kuansing, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Fery Alma Af, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat—khususnya generasi muda—terhadap ajang ini sangat tinggi. Dari total 186 pendaftar, panitia menyaring kandidat secara bertahap hingga menetapkan 45 kandidat, hingga akhirnya terpilih 15 finalis terbaik yang berhak mengikuti tahapan pra karantina menuju Grand Final.
"Ajang ini tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan bakat dan talenta generasi muda, tetapi juga merupakan bagian dari program Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)," ujar Fery dalam laporannya.
Ia menambahkan, pemenang Putri Otonomi Daerah Kuansing 2026 akan melangkah ke ajang tingkat nasional.
"InsyaAllah, pelaksanaan tingkat nasional tahun 2027 akan digelar di Bangka Belitung. Pemenang dari Kuantan Singingi akan langsung mewakili daerah untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional," lanjutnya.
Untuk menjaga keberlangsungan pendidikan para peserta, Fery menjelaskan bahwa rangkaian pra karantina digelar secara intensif setiap hari Sabtu dan Minggu. Adapun puncak acara (Grand Final) Pemilihan Putri Otonomi Daerah Kuansing 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026.
Sementara itu, Plt. Ketua TP PKK Kuansing, Hj. Nurhidayah Muniroh, S.Pd.I., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya ajang ini. Ia menekankan bahwa Pemilihan Putri Otonomi Daerah bukan sekadar ajang unjuk kecantikan visual semata.
"Ajang ini merupakan sarana strategis dalam pembentukan karakter, kepribadian, serta wawasan wirausaha dan kebebasan berpikir bagi generasi muda Kuansing agar siap menjadi duta daerah yang unggul," pungkas Nurhidayah.