Rabu 11 Februari 2026

Angkat Visi "Riau Berbudaya Melayu dan Maju", Musrenbang RPJMD 2025-2029 Resmi Digelar


  • Dani Saputra
  • 30 Jun 2025

Pekanbaru | Inewsfaktual.com – Pemerintah Provinsi Riau secara resmi memulai perumusan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Forum strategis ini dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, pada Senin (30/6/2025).

Musrenbang yang dihadiri oleh seluruh bupati/wali kota se-Provinsi Riau atau yang mewakili ini mengusung visi "Riau Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis, Agamis, dan Maju", dengan tagline "Merawat Tuah, Menjaga Marwah."

Dalam sambutannya, Gubernur Abdul Wahid menekankan bahwa Riau menghadapi tantangan kompleks yang tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa. Ia menyoroti isu-isu krusial seperti kesenjangan pembangunan antarwilayah, keterbatasan akses masyarakat terhadap layanan dasar, hingga dampak nyata dari perubahan iklim.
"Riau tidak bisa dibangun dengan cara biasa-biasa saja. Kita harus menjawab tantangan nyata dengan pendekatan yang mengedepankan budaya, ekologi, dan nilai-nilai religius," tegas Gubernur Wahid di hadapan para peserta.

Tema utama Musrenbang, "Riau Rumah Rumpun Melayu, Merawat Tuah Menjaga Marwah, Takkan Melayu Hilang di Bumi," menjadi landasan filosofis dalam setiap perumusan kebijakan.

Dukungan dan masukan strategis juga datang dari pemerintah pusat. Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Ir. Restuardy Daud, serta Direktur Pemerintahan, Keuangan Daerah, dan Transfer ke Daerah Bappenas RI, Anang Budi Gunawan, turut memberikan pandangan melalui konferensi video, memastikan sinergi antara kebijakan daerah dan nasional.

Menanggapi arah kebijakan provinsi, Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, yang hadir langsung, menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Kuansing.
"Kami siap bersinergi dan mendukung penuh arah kebijakan pembangunan Provinsi Riau. Kami juga membawa sejumlah usulan strategis yang mencerminkan aspirasi dan kebutuhan utama masyarakat Kuantan Singingi untuk diintegrasikan dalam RPJMD ini," ujar H. Muklisin.

Musrenbang ini akan menjadi landasan hukum dan acuan bagi seluruh pemangku kepentingan di Riau dalam menjalankan program pembangunan hingga tahun 2029.

BERITA LAINNYA