-
Dani Saputra
- 10 Jan 2026
Loading
Teluk Kuantan | INewsfaktual.com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) melalui Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan (Satpol PP PKP) bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) menggelar operasi gabungan besar-besaran pada dini hari, Selasa (30/12/2025). Operasi ini bertujuan untuk menekan angka penyakit masyarakat (Pekat) dan memastikan ketertiban umum di wilayah Kota Teluk Kuantan hingga Kecamatan Sentajo Raya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 00.30 WIB hingga 03.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP PKP Kuansing, Riokasyter Wandra, didampingi jajaran BNNK Kuansing dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Petugas menyasar titik-titik rawan yang kerap menjadi lokasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Trantibum).
Dua Pengunjung Positif Narkoba Dalam penyisiran di kawasan usaha kopi Tanah Kuning, petugas melakukan pemeriksaan mendadak terhadap sekitar 20 pengunjung. Berdasarkan tes urine di tempat yang dilakukan oleh tim BNNK, dua orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.
"Dua pengunjung yang terindikasi positif langsung diamankan ke kantor BNNK Kuantan Singingi untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Riokasyter Wandra.
Penertiban Balap Liar dan Muda-mudi Selain menyasar penyalahgunaan narkoba, tim gabungan juga menindak aksi balap liar yang meresahkan warga di sepanjang Jalan Rusdi S. Abrus. Jalur mulai dari Bundaran Air Mancur hingga Tugu Carano yang kerap dijadikan sirkuit ilegal berhasil dibersihkan dari kerumunan pemuda.
Di lokasi yang sama, petugas turut mengamankan empat orang muda-mudi yang kedapatan berkumpul hingga larut malam. Kelompok yang terdiri dari satu pria dan tiga remaja perempuan tersebut digiring ke Markas Komando Satpol PP PKP untuk pendataan identitas serta pembinaan.
Komitmen Penegakan Perda Riokasyter menegaskan bahwa patroli ini merupakan implementasi dari Perda Nomor 14 Tahun 2010 tentang Penyakit Masyarakat. Meski dalam pantauan kali ini sejumlah kafe remang-remang ditemukan tutup, ia memastikan pengawasan tidak akan kendor.
“Patroli siaga ini adalah bentuk komitmen Pemkab Kuansing dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Kami akan terus melakukan pengawasan berkala, terutama di jam-jam rawan, untuk memastikan wilayah kita bersih dari peredaran narkoba dan gangguan ketertiban lainnya,” tegasnya.
Operasi berakhir dengan situasi yang kondusif. Langkah tegas ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi pelanggar aturan untuk tidak melakukan aktivitas yang mengganggu kenyamanan publik di wilayah Kuantan Singingi.