-
Dani Saputra
- 10 Jan 2026
Loading
Teluk Kuantan | INewsfaktual.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, secara resmi membuka Festival Pacu Jalur Kuantan Singingi Tahun 2025 di Kawasan Tepian Narosa, Teluk Kuantan, pada Rabu (20/08) siang.
Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh para Duta Besar, Menteri Negara, Anggota DPR RI, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Riau. Ribuan masyarakat Kuansing turut memadati arena untuk menyaksikan berbagai penampilan budaya, termasuk Tarian Sombah Cerano dan Aura Farming Pacu Jalur, sebuah tarian kolosal yang memukau dengan 100 penari.
Menparekraf Widiyanti, yang hadir bersama Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasib, mengungkapkan kekagumannya terhadap keunikan Pacu Jalur sebagai tradisi sekaligus olahraga rakyat. "Warisan budaya Kuansing ini adalah kebanggaan Indonesia yang sudah mendunia. Tradisi ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan UMKM masyarakat," ujar Widiyanti. Ia menambahkan bahwa sejak tahun 2022, Pacu Jalur telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dan bahkan berhasil menembus Top Ten KEN pada tahun 2024.
Dalam sambutannya, Gubernur Riau Abdul Wahid menargetkan jumlah penonton Festival Pacu Jalur 2025 mencapai 1,5 juta orang selama lima hari pelaksanaan. Menurutnya, acara ini tidak hanya menjadi ikon budaya, tetapi juga penggerak sektor UMKM, perdagangan, dan pariwisata Riau. "Pacu Jalur adalah wajah Riau. Karena itu, keramahan dan kesantunan Melayu harus selalu kita tampilkan kepada setiap tamu yang hadir," kata Abdul Wahid, sambil berharap dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan infrastruktur Tepian Narosa agar semakin layak menjadi destinasi wisata kelas dunia.
Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, MM, menjelaskan bahwa Pacu Jalur yang kini berusia 125 tahun bermula dari tradisi masyarakat pada abad ke-17 sebagai sarana transportasi hasil bumi. Seiring waktu, tradisi ini bertransformasi menjadi pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI, dan kini berkembang menjadi atraksi budaya internasional.