Rabu 11 Februari 2026

PETI di Sungai Kuantan Kembali Membuat Heboh, Ketua KPK Hayatun Ingatkan Polres Kuansing


  • Dani Saputra
  • 26 Sep 2025

Teluk Kuantan | INewsfaktual.com – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan khususnya desa Pulau Bayur Kecamatan Cerenti kembali menghebohkan masyarakat. Meski sudah berulang kali disorot, hingga kini masih marak laporan masyarakat terkait mesin dompeng yang masih terdengar di sejumlah titik, seolah tidak ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum setempat.

Postingan Foto maupun video bersileweran di media sosial, berbagai respon negatif terhadap penindakan penegak hukum ikut mewarnai kolom komentar setiap postingan. 

Ketua Komunitas Peduli Kuansing (KPK) Hayatun Nasip menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya penegakan hukum di Kuansing. Ia dengan tegas mengingatkan Polres Kuansing Khusus nya Kapolsek Cerenti agar tidak menutup mata dan segera menertibkan para pelaku PETI sesuai Himbauan Kapolda Riau.

“Kalau polisi sungguh-sungguh mau menindak, mustahil PETI bisa terus beroperasi di aliran Sungai Kuantan. Fakta bahwa suara mesin masih meraung di sungai adalah bukti pembiaran. Jangan sampai publik menilai ada permainan dalam kasus ini,” tegasnya.

Ia menyebut dampak PETI tidak hanya merusak ekosistem sungai, tetapi juga menjadi cermin buruknya wibawa aparat di mata masyarakat. 

“Jangan hanya turun sesaat untuk formalitas. Masyarakat sudah muak dengan janji tanpa aksi,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa jika aparat tidak tegas, masyarakat bersama komunitas akan mendesak Kapolda Riau untuk kembali turun tangan. 

“Kuansing tidak boleh dikorbankan hanya karena aparat di daerah gagal menegakkan aturan,” tutupnya.

Kapolsek Cerenti Beni Siregar SH saat di hubungi via chat wa, hingga berita ini di turunkan belum dapat di konfirmasi. Pesan chat hanya ceklis dua yang menandakan pesan terkirim.

BERITA LAINNYA