-
Dani Saputra
- 08 Jun 2026
Loading
PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menghadiri peluncuran (launching) Forum DPR RI Asal Riau yang digelar di Auditorium Lantai 8 Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Senin (8/6/2026). Langkah ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Kuansing untuk memperkuat sinergi dengan para legislator di tingkat pusat guna mengawal percepatan pembangunan daerah.
Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Drs. Napisman, hadir langsung dalam agenda strategis tersebut. Turut mendampingi dalam rombongan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kuansing, Hendra Roza, S.Si.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, AP., M.Si, dan Ketua DPRD Riau, Kaderismanto. Hadir pula jajaran bupati dan wali kota se-Provinsi Riau beserta sejumlah anggota DPR RI daerah pemilihan Riau, seperti Dr. H. Achmad, M.Si, Zahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., H. Hendri Munief, MBA, Hj. Siti Aisyah, S.H., SpN, dan Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M.
Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa pembentukan forum koordinasi ini sangat krusial untuk menjembatani kepentingan daerah di tingkat nasional. Menurutnya, banyak program pembangunan infrastruktur, konektivitas, dan pengembangan wilayah di Bumi Lancang Kuning yang tidak akan maksimal jika hanya mengandalkan anggaran daerah.
SF Hariyanto memaparkan, saat ini terdapat sejumlah proyek strategis yang mendesak dan memerlukan intervensi pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Beberapa di antaranya meliputi rencana pembangunan Jembatan Bengkalis, proyek flyover di persimpangan Garuda Sakti Pekanbaru, hingga pemerataan infrastruktur jalan di berbagai kabupaten dan kota.
Dukungan dari para wakil rakyat yang duduk di Senayan dirasa semakin mendesak mengingat kapasitas keuangan daerah yang sedang membatasi ruang gerak pembangunan. Penurunan pendapatan daerah memaksa pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk lebih agresif menjemput sumber pendanaan alternatif di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Ada sejumlah proyek strategis yang memerlukan dukungan pendanaan pusat, seperti pembangunan Jembatan Bengkalis, Flyover Garuda Sakti di Pekanbaru, serta berbagai program pembangunan di kabupaten dan kota lainnya di Riau. Hal ini menjadi penting mengingat kondisi fiskal daerah saat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan," ujar SF Hariyanto dalam pidatonya.
Sementara itu, usai mengikuti jalannya kegiatan, Asisten II Setda Kuansing, Drs. Napisman, menyampaikan optimisme Pemkab Kuansing terhadap dampak positif forum ini. Pihaknya berharap aspirasi masyarakat dan usulan program prioritas dari Kuantan Singingi, khususnya di sektor penguatan infrastruktur pedesaan dan ketahanan pangan, dapat dikawal lebih optimal oleh para anggota DPR RI asal Riau.