-
Dani Saputra
- 03 Jun 2026
Loading
TELUK KUANTAN | INewsfaktual.com – Manajemen Telkomsel Regional Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) bergerak cepat mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi menjelang dua agenda besar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Langkah ini diwujudkan melalui peninjauan lapangan langsung ke sejumlah titik strategis yang diproyeksikan menjadi pusat konsentrasi massa, Kamis (4/6/2026).
Peninjauan ini difokuskan pada lokasi-lokasi yang direncanakan menjadi titik pemasangan perangkat peningkatan jaringan telekomunikasi. Infrastruktur tambahan ini disiapkan khusus untuk mendukung kelancaran perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 serta Event Nasional Pacu Jalur 2026 yang akan dipusatkan di Negeri Pacu Jalur tersebut.
Langkah akselerasi ini merupakan bagian dari komitmen awal Telkomsel dalam menjamin kesiapan seluruh infrastruktur telekomunikasi. Dengan adanya penguatan jaringan, diharapkan layanan komunikasi suara maupun akses internet berbasis data tetap berjalan optimal dan stabil, meskipun terjadi kepadatan pengguna selama acara berlangsung.
Dalam peninjauan lapangan tersebut, Telkomsel menurunkan tim teknis yang dipimpin oleh Manager Network Operation and Productivity (NOP) Dumai, Fauzan, bersama Manager SQA Sumbagteng, Bernito. Selain itu, hadir pula Yuri selaku perwakilan Event Handling Telkomsel, serta Syahlan Hutagaol yang merupakan bagian dari tim NOP Dumai.
Guna memastikan penyelarasan data di lapangan, tim Telkomsel didampingi langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfoss) Kuansing, Saptudis, hadir bersama jajaran stafnya untuk mengawal proses pemetaan lokasi.
Berdasarkan hasil analisa dan pemantauan langsung di area kerja, Telkomsel secara resmi merencanakan pemasangan perangkat penguat sinyal di tiga titik strategis. Titik-titik ini dipilih karena diperkirakan akan menjadi pusat aktivitas utama masyarakat, peserta, maupun wisatawan domestik selama pelaksanaan MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026.
Dua dari tiga lokasi utama yang telah dikonfirmasi adalah kawasan Lapangan Limuno dan kawasan Tepian Narosa yang legendaris. Tidak hanya memasang perangkat baru, Telkomsel juga akan melakukan skema optimalisasi jaringan melalui metode pemecahan kapasitas layanan (capacity splitting) pada sejumlah titik pendukung di sekitar lokasi utama demi menghindari risiko blank spot atau jaringan melambat.
Di akhir kegiatan peninjauan, Syahlan Hutagaol dari NOP Dumai menegaskan bahwa kesuksesan skenario peningkatan kualitas jaringan ini memerlukan sinergi yang kuat dari seluruh elemen yang terlibat. Menurutnya, kesiapan teknis dari Telkomsel tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya ruang kolaborasi yang kondusif di lapangan.
“Kami sangat mengharapkan adanya dukungan penuh dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, panitia pelaksana, hingga masyarakat luas. Keterlibatan semua lini sangat penting agar proses instalasi perangkat dapat berjalan lancar dan aman, sehingga layanan telekomunikasi selama MTQ dan Pacu Jalur bisa dinikmati secara optimal,” pungkas Syahlan.